Pernah main video game ? kalo elo lahir di tahun 90an pasti pernah minimal sekali seumur hidup entah di computer, di konsol game seperti AtariAtari2600gp ( old scool banget ) sampe PS 2 yang jadi idola atau di Hand phone bahkan game game center yang udah tersebar dimana mana. Ga terasa game udah menjadi bagian dari kehidupam masyarakat moderen, bahkan video game sudah merambah kedunia pendidikan seperti yang di terapkan sejumlah sekolah di west Virginia sudah menandatangani kerja sama dengan konami ( salah satu pengembang game terbesar saat ini yang terkenal dengan game wining elevennya ) untuk menyediakan arcade game Dance Dance Revolution untuk kelas pendidikan dan kesehatan, sementara di dunia kesehatan telah hadir game khusus lansia agar dapat mempertahankan kinerja otak dan kesehatan tubuhnya serta game khusus penderita kangker guna mempercepat masa terapinya bahkan saat ini di jepang lagi di kembangkan game khusus tuna netra ( ga kebayang deh sama gue bentuk konsol dan cara maininnya ).
Berkat dunia game pula tingkat pengangguran di perancis turun hingga 7,5 % emangsih bukan angka yang bisa di banggakan tapi perputaran uang disana hanya untuk sektor game bisa mencapai 700 juta euro dalam setahun ( dan angka tersebut bertambah setiap tahunnya ) karena banyak pengembang game yang membuka kantor cabang disana diantaranya Ubisoft, Infogrames, Edios dan yang lainnya, jadi ga berlebihan kalo akhirnya pemerintah prancis melalui la poste ( kantor pos perancis ) mengeluarkan prangko bertema heroes of video game.
Pada saat penghentian produksinya PS X atau yang lebih di kenal dengan PS 1 terjual sebanyak 100 juta lebih semenjak peluncurannya dan menyumbangkan lebih dari 60 % pendapatan Sony ( yang membuat Microsoft mengikuti langkahnya dengan meluncurkan XBoX ) dan berhasil menjual sebanyak 90 juta unit PS 2 pada tahun 2004 itu belum di tambah penjualan 2 tahun terakhir ( 2005-2006 ) ( he…he…he… elo kaliin aja sama harga PS 2 sekitar Rp 2,1juta atau US$200 gue yakin elo kebingungan ngeliatin angka nolnya yang banyak banget itupun belum di tambah penjualan aksesorisnya seperti stick, memoricard, dan segala akseesoris penunjangnya ), dan dalam periode3 tahun ( 2001 s/d 2003 ) warga amerika mengeluarka uang sebanyak US$ 10 milyar hanya untuk membeli konsol game itupun belum di tambah aksesoris dan cd/dvd gamenya yang angkanya bisa mencapai 2 kali lipatnya ( soalnya di negri paman sam ga ada kaset dan aksesoris bajakan cobe deh elo kursin kerupiah gue yakin kalo elo punya duit sebanyak itu terus pecahan Rp 100 semua elo bakalan kaya paman Gober yang punya gedung isinya uang semua). Nintendo pada tahun 2004 mengeluarkan dana sebesar US$34 milyar untuk R&D Departementnya, sekarang ketiga pengembang konsol game terbesar didunia tersebut lagi bertarung menarik pasar dengan masing masing Next console generation nya ( Microsoft dengan XBoX 360, Sony dengan PS-3 dan Nintendo dengan Wiinya ).
Tapi perkembangan dunia video game yang sangat pesat dan pertamakali di disain oleh Nolan Bushnell dengan Computer coin operated arcade Mini_cabinet sebagai konsol game pertama di dunia pada tahun 1971 tidak di imbangi dengan kesiapan mental para penggunanya sehingga muncul kasus kasus yang mengejutkan seperti yang terjadi di amerika seorang suami menceraikan istrinya karena dilarang bermain game, 3 orang remaja menembaki teman teman dan beberapa guru di sekolahnya karena terinspirasi dari sebuah game, yang paling menghebohkan terjadi pada pertengahan tahun 2005 dimana sorang gamers meninggal dunia karena tidak pernah istirahat selama 3 hari berturut-turun memainkan game online masih banyak kasus kasus lainnya sehingga memaksa pemerintah cina mengeluarkan undang undang yang tak lazim di Negara lain yang menghukum gamers yang bermain game online labih dari 3 jam berturut turut selama satu hari akan terkena sangksi pengurangan ability dan penurunan level. Pemerintah amerika dan jepang juga membentuk satu badan untuk mengawasi perkembangan game dan memberikan rating serta mengelompokan game dalam klasifikasi umur.



