Welcome
Welcome to <strong>sensasi</strong>.

You are currently viewing our boards as a guest, which gives you limited access to view most discussions and access our other features. By joining our free community, you will have access to post topics, communicate privately with other members (PM), respond to polls, upload content, and access many other special features. Registration is fast, simple, and absolutely free, so please, <a href="/profile.php?mode=register">join our community today</a>!

Little Mozart From Korea

SENSASI music: SENang denger musik yg ada di SAna? Kamu juga bisa bagi2 info tentang musik, grup band, singer, album, instrumen, lirik, kunci lagu di-SIni.

Moderator: stigma

Little Mozart From Korea

Postby maru on Mon Jul 21, 2008 3:29 pm

Is she the reincarnation of Mozart?

Check out from this link! Its amazing!


http://www.youtube.com/watch?v=ntReE2n15bo

source: kompas.com

Image


Little Mozart From Korea





SEOUL, SELASA -Ratusan penonton berlinang air mata saat seorang bocah perempuan tampil memainkan piano. Saat itu jemari mungilnya memainkan Fur Elise, komposisi karya Beethoven. Yang membuat penonton terharu bukan karena lirik lagu itu, melainkan karena penampilan pianisnya, Yoo Ye-eun. Warga Korea yang baru berumur lima tahun itu ternyata buta sejak lahir.

Yoo memang bocah ajaib. Dalam usia balita dia telah menggegerkan dunia musik. Yoo bisa memainkan karya-karya komponis besar seperti Mozart, Chopin, dan Beethoven, ditambah lagu-lagu pop masa kini. Yang lebih mengagumkan, Yoo tak perlu lama mempelajari lagu-lagu klasik yang terbilang sulit. Sekali dengar, dia bisa membawakan lagu itu dengan sempurna.

"Bagaimana mungkin?" tanya seorang pembawa acara Star King, sebuah acara adu bakat terkenal di Korea. "Benar-benar mengagumkan, " tambahnya.

Program televisi itu menobatkannya menjadi pemenang. Bocah itu mendapatkan hadiah pertama sebesar 1 juta won (Rp 9,1 miliar). Sejak itu dia mendapat julukan 'jenius Mozart berumur lima tahun'. "Dia bisa memainkan sebuah lagu dengan piano hanya dengan mendengarkannya sekali," kata Park Jung Soon, ibu angkatnya. Park mengetahui bakat putrinya itu dua tahun lalu.

Ketika itu dia menyanyikan sebuah lagu pop. Saat itu Yoo Ye-eun yang baru berumur tiga tahun mengiringinya dengan piano pinjaman. "Nadanya sangat sempurna meski dia belum pernah belajar piano. Kami tidak pernah mengajarinya, " kenang Park.

Keajaiban bocah itu tertutup rapat selama dua tahun. Namun, nama bocah buta itu langsung melejit, terutama melalui internet. Permainan pianonya di Star King dikirimkan ke Pandora TV, sebuat situs internet Korea. Yang melihatnya lewat situs YouTube mencapai 2 juta orang.

Sejak itu, Yoo Ye-eun berkeliling dunia. Dia tampil di Los Angeles, September tahun lalu. Pertunjukannya itu merupakan bagian dari festival Hari Korea. Sebuah televisi Tokyo pun telah mengirimkan undangan. Bocah itu bahkan sudah punya sponsor khusus, seorang bos dari perusahaan konstruksi di Dubai yang melihat penampilannya melalui Star King.

Pekan lalu, Yoo memainkan karya Chopin di hadapan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. Pada hari yang sama, dia mengiringi paduan suara sekolah yang membawakan lagu tradisional Singapura tanpa mendengar lagu itu sebelumnya.

Tampaknya musik menjadi terapi untuk mengobati masa lalunya yang penuh tragedi. Bocah itu ditinggalkan orangtuanya sejak lahir. Yoo Ye-eun diadopsi oleh Yoo Chang Yoo dan istrinya, Park Jung Soon. Ayah angkatnya itu harus duduk di kursi roda akibat sebuah kecelakaan. "Kami tak pernah mendapat kesulitan untuk membesarkannya, " kata pasangan Yoo dan Park kepada majalah Woman Donga.

Park membawa putrinya ke Star King karena dia ingin Yoo Ye-eun bisa bermain untuk orang banyak. Namun, dia tak pernah membayangkan reaksi luar biasa dari para pendengar permainan putrinya itu. Saat diperkenalkan di atas panggung, penonton bisa mendengar suara bocah itu bertanya, "Di mana pianonya." Sorot lampu panggung lantas menunjukkan seorang bocah mungil mencari kursi piano.

Begitu lagu You Were Born to be Loved mengalun, penonton langsung berurai airmata. Terlebih mereka bisa melihat jari-jari mungil Yoo Ye-eun meraba tuts piano. Berita keajaiban itu terus menyebar. Tawaran bantuan keuangan pun membanjir. Beberapa dokter menawarkan operasi untuk memulihkan penglihatannya. Namun, mereka gagal. Yoo Ye-eun tetap buta. (IDP/KIS)
some will, some won't, so what...?!
User avatar
maru
Chiper Pol
Chiper Pol
 
Posts: 688
Joined: Wed Jun 20, 2007 11:33 am
Location: bekasi

Return to Musik

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests

cron